loading…
Seskab Teddy Indra Wijaya menyatakan pemerintah terus mempercepat penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi berkekuatan M7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto: Ist
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan hingga Rabu (19/8/2026) atau memasuki hari kelima setelah bencana, sebanyak 253 ton logistik telah dikirim ke sejumlah wilayah terdampak di NTT.
Baca juga: Gempa NTT M7,7 Memicu Tsunami Mengulang Sejarah Gempa Flores 1992
Pengiriman bantuan kembali dilakukan pada Rabu dini hari. Sebanyak lima pesawat diberangkatkan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan membawa 65 ton logistik untuk masyarakat yang membutuhkan.
“Yang pertama, atas instruksi Bapak Presiden, hari ini, hari kelima pascabencana tanggal 19 Agustus 2026 jam 4 pagi kembali diberangkatkan lima pesawat menuju NTT. Hari ini total membawa 65 ton logistik. Jadi sejak hari pertama 27 ton sampai dengan hari kelima ini sudah terangkut 253 ton logistik,” ujar Teddy.
Bantuan yang dikirim mencakup berbagai kebutuhan pokok dan penunjang penanganan bencana seperti makanan, minuman, tenda, perlengkapan medis, serta kebutuhan lainnya.
Untuk mempercepat distribusi ke daerah-daerah terdampak, pemerintah mengoperasikan dua posko utama yang berada di Labuan Bajo dan Maumere. Posko Labuan Bajo menjadi titik distribusi bantuan menuju sejumlah daerah, termasuk Manggarai dan Ngada.