loading…
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah hingga tembus Rp18.009 per dolar AS usai pasar merespon negatif mundurnya Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Foto/Dok
Dari sentimen dalam negeri, pasar merespon negatif terhadap mundurnya Gubernur Bank Indonesia (BI) , Perry Warjiyo dari jabatannya. Surat pengunduran diri diajukan Pery ke Presiden Prabowo Subianto per kemarin.
“Pengunduran diri tersebut bersamaan dengan gonjang-ganjing rupiah yang terus melemah akibat tensi geopolitik yang terus memanas di Timur Tengah antara AS dan Iran, membuat Presiden, pemerintah dan DPR sering melakukan intervensi terhadap independensi Bank Indonesia bahkan tidak jauh dari kata mundur untuk Bapk Pery Warjiyo,” jelas Analis pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi dalam risetnya, Senin (27/7/2026).
Baca Juga: Efek Gubernur BI Mundur, Rupiah Melemah ke Rp17.972 per Dolar AS
Selain itu, rasio utang Indonesia yang berada di kisaran 40% terhadap PDB perlu dilihat bersama dengan kemampuan pemerintah dalam membayar utang serta kualitas penggunaan utang tersebut. Rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) tidak bisa dilihat secara sederhana hanya berdasarkan angka persentasenya.